IKAMU LIPIA || Jakarta, 27 Februari 2019 - Sebagaimana telah menjadi salah satu agenda bidang kaderisasi MPAQ, Ustadz Sigit Sulistyo. Lc, setelah pagi harinya bertemu dan berdialog dengan alumni Muwahidun yang melanjutkan studi di LIPIA. Siang ini, beliau memberikan pengenalan dan menyampaikan selayang pandang tentang Yayasan Pendidikan Islam Muwahidun dan Majelis Pengkajian Al-Qur'an dan Sunnah (MPAQ) kepada mahasiswa syariah semester 8 LIPIA.
Dalam perkenalan singkat siang itu, ustadz Sigit Sulistyo, Lc menyampaikan 2 tujuan utama mempersiapkan kader ulama dan pemimpin bangsa sebagaimana visi generasi emas anak sholeh 2030 yang dibawa seluruh jaringan MPAQ yang tersebar di hampir seluruh Pulau Jawa. Dengan tujuan itu, beliau mengajak mahasiswa semester 8 syariah LIPIA untuk ikut serta dalam menghidupkan dakwah dan mempersiapkan kader ulama dan pemimpin bangsa setelah menyelesaikan studi di LIPIA. Hal ini berkaitan dengan pentingnya sumberdaya manusia yang mumpuni dalam mempersiapkan kader ulama yang di butuhkan di lembaga pendidikan dalam naungan MPAQ.
Dalam sedikit bincang yang juga di ikuti DR. Budiansyah tersebut, Ustadz Sigit Sulistyo, sebagai salah satu dewan syuro MPAQ mengamini apa yang diharapkan DR. Budiansyah, terkait upgrading keilmuan di tingkat yang lebih tinggi dengan pembiayaan yayasan bahkan sampai program Doktoral.
Di akhir pengenalan tersebut, Ustadz Sigit Sulistyo menyampaikan untuk ikut serta dalam investasi akhirat tersebut, pendaftaran sudah dibuka dan akan ditutup tanggal 30 April 2019. Kemudian akan diadakan Diklat terlebih dahulu selama 1 pekan pertama di Jogja. Setelah itu bagi siapa yang berkehendak untuk terus melanjutkan maka akan magang dan di tempatkan di seluruh jaringan MPAQ.
Terlihat, antusias yang sangat besar pada mahasiswa semester akhir LIPIA, dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada utusan MPAQ di Jakarta siang tadi.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar