Ditulis oleh: Mela Ashifa
[Alumni PP Muwahidun Angkatan IX | Mahasiswi Program I’dad Lughowi 2 IIPIA]
Kehidupan tak selamanya indah, suka dan duka datang silih berganti. Kadang kita tertawa dan kadang kita menangis. Ini menandakan bahwa hidup di dunia ini hanyalah semu, tidak selamanya akan bahagia tetapi kesedihan juga akan ada.
Hidup tidak hanya berhenti di dunia ini saja, dunia yang membuat manusia lupa dan jumawa. Sebenarnya, ada kehidupan yang kekal dan abadi, apakah itu? Akhirat jawabannya. Disana tempat istirahat dan bersenang- senang yang sesungguhnya. Di surga Allah pastinya, tempat yang penuh dengan rahmat dan kenikmatan. Dan neraka milik Allah yang kesengsaraannya hakiki. Neraka tempat kembalinya orang-orang yang durhaka terhadap Allah.
Ikhwah rahimakumullah, salah satu sifat buruk manusia adalah bersedih hati. Kita pasti sering merasa sendiri, sedih, dan gundah dalam menghadapi suatu masalah, bahkan kita bisa sampai berlarut-larut dalam kesedihan yang membuat hal-hal positif dalam diri kita hilang. Tetapi ingatlah ikhwah! Kesedihan tidak untuk diratapi. Itu semua adalah salah satu ujian yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Kesenangan pun termasuk dalam ujian Allah.
ونبلوكم بالشر والخيّر فتنة و إلينا ترجعون
"Wahai manusia, kami akan menguji kalian dengan kesempitan dan kenikmatan. Untuk menguji iman kalian. Dan hanya kepada kamilah kalian akan kembali" (QS. Al-Anbiya : 3)Ikrimah radhiyallahu anhu pernah berkata
لس احد الا هو يفرح و يحزن، ولكن اجعلوا الفرح شكرا و الحزن صبر
"Setiap insan pasti merasakan suka dan duka. Oleh karena itu jadikanlah sukamu adalah syukur dan dukamu adalah sabar."Jadi, selalu bersyukurlah dengan apa yang Allah berikan kepada hamba-Nya, walaupun itu suatu masalah yang cukup berat. Suka duka akan datang silih berganti. Tidak ada yang selamanya senang dan selamanya sedih.
Ketika kita merasa sedih, ingatlah bahwa Allah selalu ada bersama kita, kita tidak sendiri, karena Allah sebaik-baiknya tempat mengadu dan meminta.
لا تحزن، انا اللّه معنا
"Jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita" ( QS. At-Taubah : 40)Apa yang harus kita lakukan jika sedang bersedih hati?
ألا بذكر اللّه تطمئنُّ القلوب
"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang"Dari ayat ini, kita bisa mengetahui cara menghilangkan kesedihan, kecemasan, dan ketakutan yaitu dengan berdzikir kepada Allah.
1. Istighfar ( meminta ampun kepada Allah atas dosa-dosa yang telah kita lakukan )
2. La haula wa laa quwwata illa billah ( tiada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah )
3. Hazbunallahu wa ni'mal wakil ( cukup Allah menjadi penolong kami dan Allah sebaik-baiknya pelindung )
Jangan kita bersedih karena hal-hal yang tidak bermanfaat. Sedih karena ingat dosa-dosa yang kita lakukan dan bersegeralah meminta ampun kepada Allah serta memperbaiki diri dan terus berdzikir kepada Allah. Wallahu A'lam bisowwab.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar