Ditulis oleh: Ahmad Yusuf Abdurrohman (Mahasiswa
LIPIA Prodi Takmiliy)
***
Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap
muslim. Tua, muda, besar, kecil, semuanya tanpa terkecuali sedikitpun begitu
juga dengan diri-diri kita. Perintah menuntut ilmu memang sebuah tuntutan wajib
bagi setiap individu.
Banyak sekali perintah dari Allah maupun Rasul-Nya
yang menujukkan tentang kemuliaan seorang penuntut ilmu.
Allah juga akan mengangkat derajat orang orang yang berilmu, sebagaimana
tersurat dalam firman-Nya,
يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ
فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖوَإِذَاقِيلَ انْشُزُوافَانْشُزُوا يَرْفَعِ الله الذِيْنَ امَنُوا مِنـْكُمْ وَالّذِيْنَ اُوتُو
الْعِلْمَ دَرَجَـتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْـمَلُـوْنَ خَـبِيْـر
Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan
kepadamu,"Berilah kelapangan di dalam majelis, maka lapangkanlah, niscaya
Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan
berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat derajat
orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang berilmu beberapa
derajat.” (Q.S Al-Mujadalah ayat 1)
Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam juga
memerintahkan kita untuk menuntut ilmu dalam banyak hadits beliau. Ini bukti
bahwasanya Islam sangat menekankan pentingnya ilmu pengetahuan.
Rasulullah Shallallahu
alaihi wasallam bersabda,
طَلَبُ العِلْمِ
فَرِيْضَةٌ عَلَىْ كُلِّ مُسْلِمٍ
"Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi
setiap muslim" (Hadits Riwayat Ibnu Majah)
Dalam hadits beliau yang lain,
Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam juga bersabda tentang keutamaan
menuntut ilmu.
مَنْ
سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ
طُرُقِ الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang menapaki suatu jalan dalam rangka mencari ilmu maka Allah
akan memudahkan baginya jalan ke Surga.” (Hadits Riwayat Ibnu Majah dan Abu
Dawud)
Dan setiap diri kita juga meyakini bahwasanya jika
kita menginginkan apa saja yang ada di dunia, maka hendaknya kita menuntut
ilmu. Begitu pula jika kita menginginkan apa saja di akhirat, semuanya juga
harus didasari atas ilmu.
Imam Syafii pernah berkata tentang hal ini,
مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا
فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَهَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ
أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِ
“Barangsiapa yang
menginginkan dunia maka hendaklah berilmu.Barangsiapa yang menginginkan
akhirat, maka hendaklah dengan ilmu.Barangsiapa yang menginginkan keduanya,
maka hendaklah dengan ilmu.” (Disebutkan oleh Imam an-Nawawi asy-Syafi’iy dalam
al-Majmu syarh al-Muhadzab juz 1 hal 20, juga Imam as-Syarbini as-Syafi’iy
dalam Mughni al-Muhtaj hal.31)
Lalu, jikalau diri kita ingin mengetahui banyak hal,
ingin punya banyak ilmu, maka kebanyakan orang akan menyarankan agar diri kita
banyak bertanya. Mengapa harus dengan bertanya?
Karena sebagaimana yang kita ketahui, bahwa
bertanya adalah kunci dari pintu ilmu. Dari pertanyaan yang kita tanyakan pada
orang yang berilmu, akan banyak sekali faidah yang bisa kita dapatkan darinya.
Bahkan, bertanya juga merupakan salah satu perkara yang diperintahkan oleh
Islam dan sangat ditekankan di dalamnya.
Allah Ta’ala berfirman dalam salah satu ayat di kitab suci-Nya,
فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا
تَعْلَمُونَ
“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.” (QS An Nahl/16 : 43)
Rasûlullâh Shallallâhu 'alaihi wasallam juga pernah mengatakan, bahwasanya obat dari kebodohan adalah bertanya.
Rasulullah Shallallahu
alaihi wasallam bersabda,
أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا فَإِنَّمَا
شِفَاءُ الْعِيِّ السُّؤَالُ
“Tidakkah mereka bertanya, ketika mereka tidak tahu? Sesungguhnya obat ketidak mengertian adalah bertanya.” (Hadits Riwayat Abu Daud, Ibnu Majah, Ahmad dan Darimi dan dishahihkan Syeikh Salim Al Hilali dalam Tanqihul Ifadah Al Muntaqa Min Miftah Daris Sa’adah, hal. 174)
Semua itu menunjukkan bahwasanya bertanya adalah
salah satu perkara penting bagi kita semua, terutama sebagai seorang penuntut
ilmu. Dan tidak bisa dipungkiri, bertanya merupakan salah satu bekal kita dalam
menuntut ilmu. Maka, marilah kita mulai membuka pintu ilmu dengan mulai
bertanya pada orang-orang berilmu di sekitar kita.
***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar